Proses Kehamilan Dalam Berbagai Tahapan Yang Harus Anda Ketahui

Proses Kehamilan dimulai saat seorang wanita melakukan hubungan intim dengan pria . Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar seorang wanita bisa mengandung , yakni adanya sel sperma , adanya sel telur , hormonal normal dan anatomi ( struktur organ reproduksi ) , terjadi proses pembuahan dan nidasi atau plasenta yang muncul pada 6-7 hari setelahnya . Jika salah satu syarat tersebut tidak ada , kehamilan sangat mustahil untuk terjadi .

Proses Kehamilan

Proses Terjadinya Kehamilan Dan Perkembangan Janin

Ada beberapa tahapan pada proses kehamilan dan perkembangan janin yang harus anda ketahui , yakni :

Proses OvulasiĀ 

Ovulasi adalah proses dimana ovarium ( indung telur ) melepas ovum ( sel telur ) menuju ke tuba falopi untuk dibuahi sperma pria . Ovarium sendiri adalah tempat untuk menghasilkan sel telur dan didalamnya terdapat folikel ( kantung-kantung ) yang berisi sel telur serta cairan . Sel telur yang matang akan keluar dari ovarium , ditandai dengan pecahnya folikel . Proses ini terjadi sekitar 14 hari sebelum siklus menstruasi berikutnya .

Sedangkan pada pria , proses tersebut akan berlangsung setiap saat karena sel sperma dihasilkan secara terus menerus . Umumnya , sel sperma yang matang akan berada dalam saluran testis selama 4 minggu . Pria dapat mengeluarkan sperma hingga 100 juta sel .

Kenaikan Hormon

Bila folikel telah melepaskan sel telur , ia akan berkembang menjadi korpus luteum . Selanjutnya , korpus leteum akan mengeluarkan hormon yang membantu menebalkan lapisan rahim guna mempersiapkan berbagai hal jika masa kehamilan dimulai . Biasanya , kenaikan hormon terjadi pada 14 hari setelah siklus menstruasi dan di tandai dengan keluarnya lendir atau cairan bening .

Sel Telur Menuju Ke Tuba Falopi

Sel telur yang dilepaskan oleh folikel akan berjalan menuju ke tuba falopi dan berada disana selama 24 jam untuk menunggu dibuahi sel sperma . Biasanya , proses ini terjadi 14 hari setelah siklus menstruasi berakhir . Bila sel telur hanya mempunyai waktu 12-24 jam untuk bertahan di tuba falopi , sel sperma dapat tinggal di tempat reproduksi wanita selama 72 jam . Itulah mengapa masa subur wanita terbilang sangat singkat , yakni hanya 4 hari , pada hari ke 12-16 yang di hitung pada hari pertama haid .

Sel Telur Tidak DibuahiĀ 

Apabila tidak ada sel sperma yang menuju ke tuba falopi atau dengan kata lain sel telur tidak dibuahi , maka ia akan menuju ke rahim dan hancur dengan sendirinya . Kadar hormon yang di produksi oleh korpus luteum juga akan kembali normal . Lapisan rahim yang awalnya menebal akan meluruhkan darah dari dinding rahim . Peristiwa itu kita kenal dengan siklus menstruasi .

Baca Juga : cara menggugurkan kandungan

Sel Telur Dibuahi ( Fertilisasi )

Pembuahan ( fertilisasi ) bisa diartikan sebagai proses bertemu sel sperma dan sel telur di tuba falopi . Pembuahan akan terjadi jika sel sperma berhasil menembus dinding sel telur yang masih bertahan di tuba falopi . Tapi , proses ini tidak mudah karena banyak hambatan yang menanti sel sperma untuk menanti sel sperma untuk mencapai sel telur dalam tuba falopi . Diantaranya , keadaan asam pada vagina yang membuatnya rusak dan mati , kesulitan bergerak menuju rahim karena adanya lendir serviks dan terjebak di tuba falopi yang salah .

Hanya sperma yang berkualitas yang mampu berenang dengan kuatlah yang akan berhasil menembus dinding telur . Bila sudah demikian , dengan segera , sel telur akan menutup diri agar tak ada sperma lain yang akan membuahi . Sel telur yang telah dibuahi akan mengeras di bagian luarnya . Itulah sebabnya kenapa sel telur hanya bisa dibuahi oleh satu sperma .

Implantasi

Sel sperma yang berhasil menembus sel telur akan membentuk pertahanan diri serta materi genetik dengan sel telur , sehingga keduanya akan melakukan penggabungan . Telur yang dibuahi ( zigot ) akan bertahan di tuba falopi selama 3-4 hari . Sehari setelah sel telur dibuahi , zigot akan membelah diri dan menghasilkan embrio yang jumlahnya sangat banyak . Ketika sampai di rahim , embrio akan menempel dan tertanam pada dinding rahim yang telah menebal . Proses inilah yang di sebut sebagai implantasi .

Saat implantasi terjadi , umumnya wanita mengalami spotting , yaitu bercak darah pada vagina yang mirip dengan siklus menstruasi selama 1-2 hari . Dari situ , lapisan dinding akan semakin tebal dan plug lendir akan menutup leher rahim hingga waktu persalinan tiba . Proses implantasi juga di ikuti dengan terbentuknya plasenta dan tali plasenta yang menyuplai darah bagi janin .

Awal Kehamilan

Setelah proses implantasi terjadi , janin dalam tubuh ibu akan mulai berkembang disertai dengan gejala-gejala tertentu . Tapi gejala yang dialami setiap wanita hamil tentu berbeda-beda , diantaranya terlambat haid , muncul flek atau bercak merah pada vagina , payudara mulai membesar , mual serta tidak nafsu makan dan ngidam atau tiba-tiba ingin makan sesuatu . Itu semua adalah tanda tanda kehamilan yang biasa terjadi pada wanita hamil .

Kehamilan akan terjadi apabila sel telur matang yang terdapat pada rahim wanita dibuahi oleh sel sperma . Bila itu terjadi pada anda , segera lakukan pemeriksaan dan persiapkan segala hal untuk menyambut proses kehamilan sampai melahirkan .

Updated: December 8, 2017 — 3:29 am
Cara Menggugurkan Kandungan © 2017 cara menggugurkan kandungan